Bad Marilyn – Eye Of The Snake (2024)

Band power metal dari Swiss, BAD MARILYN baru saja merilis album debut mereka yang berjudul “Eye Of The Snake” pada 03 Mei 2024 lalu. Untuk urusan dalam studio, album ini langsung ditangani oleh Dennis Ward, dan untuk sampul album di kerjakan oleh Stan W Decker.

Langsung saja, album ini dibuka dengan lagu “I Die Inside” yang juga merupakan single pertama mereka dan lagu ini juga tersedia musik videonya. Lagu ini dibuka dengan rhythm gitar heavy metal dan suara vokal growl death metal dan bergantian dengan suara jernih dari Andrea Raffaela yang memang memiliki karisma tersendiri. Rhythm gitar heavy metal yang ringan, reff yang catchy dan melodi-melodi layaknya HELLOWEEN dan karakter vokal yang mengingatkan saya dengan band asal Finlandia, BATTLE BEAST.

Lagu kedua, “Eye of the Snake”, dengan nuansa timur tengah membuka lagu kedua ini dan saya langsung teringat lagu “Sun For The World” (HELLOWEEN) namun dipadu dengan rhythm yang sedikit remix seperti BATTLE BEAST atau beberapa lagu dari DREAMTALE. Dan lagi-lagi, melodi-melodi indah tersemat di bagian solo gitar yang pasti akan memanjakan telinga para penggemar melodik metal.

Dilanjutkan dengan lagu “Perfect Moment” sebuah lagu yang catchy dan bertenaga, ya…lagu ini ini diawali dengan musik yang akan membuat kepala kita bergoyang dan akan terus seperti itu ketika lagu memasuki sepertiga lagu dan seterusnya. Meraka pun memasukkan karakter vokal growl dalam lagu ini di beberapa momen dan musik menjadi semakin cepat saat mendekati akhir lagu, gebukan drums sperti di lagu “Painkiller” (JUDAS PRIEST) pun sempat terdengar dalam lagu ini.

 Lagu “Retribution” dengan rhythm gitar sedikit berat namun catchy mengawali lagu ini dan sempat mengingatkan saya dengan rhythm lagu “Gorgar” (HELLOWEEN). Dalam lagu ini Andrea Raffaela menunjukkan kelihaiannya dalam bernyanyi dengan karakter vokal death metal dan bergantian dengan suara vokal jernih hingga terkadang terasa seperti suatu dialog. Dan lagu kelima “Children of Tomorrow”, sebuah lagu dengan vokal yang karismatik dan sinematik berpadu dengan rhythm gitar heavy metal yang ringan mewarnai lagu ini dengan sesekali tersemat suara melodi keyboard. Solo-solo gitar yang indah dan mendayu pun kembali melengkapi dalam lagu ini.

Keenam, “When She’s Gone” dengan rhythm gitar yang berat dan drums yang bertenaga langsung membuka lagu ini, vokal melankolis sempat mewarnai lagu ini namun berubah menjadi vokal yang jernih dan melengking dan orkestra mengiringi tipis di belakang. Dan lagu “Revolution”, dengan suara vokal death metal dengan rhythm gitar heavy metal menyatu dan berpadu dengan suara vokal yang jernih, terkadang terasa karakter musik heavy metal era 80-an, dan lagi-lagi bagian melodi-melodi solo gitar yang selalu saya tunggu-tunggu dari band ini. Karena mereka hampir selalu menyuguhkan melodi-melodi yang sangat memanjakan telinga kita.

Lagu kedelapan “Legend of Salvation”, betotan bass dan keyboard serta orkestra mengawali lagu ini dan berlanjut dengan rhythm gitar gergaji dan gebukan drums yang bertenaga dengan iringan orkestra di momen-momen tertentu membuat lagu ini cukup terasa dinamis. Reff yang catchy dengan nuansa optimis akan membuat lagu ini sangat mudah untuk diterima oleh para penggemar power metal dan saya bisa mengatakan ini adalah lagu paling megah dalam album ini.

Queen of Thunder”, sebuah lagu yang sangat ringan baik dari melodi maupun rhythm gitarnya, melodi-melodi solo gitar yang sempat bersahutan dengan keyboard dan lagu “Eternal Pain” yang sedikit terasa nuansa industrial di awal lagu, namun tidak lama rhythm gitar berubah lebih heavy metal dan sedikit thrashy.

Lagu penutup “We Will Rise”, judul lagu yang cukup mengelitik mata dan telinga saya, sempat penasaran dengan karakter lagunya dan setelah mendengarkan lagu “We Will Rise” ini saya pun tidak kecewa!, Ya…karena judul lagu ini sesuai seperti ekspektasi saya. Sebuah lagu yang mampu mengangkat adrenalin dan membangkitkan semangat dan aura positif dalam jiwa saya, terutama di bagian reff dalam lagu ini yang sangat catchy dan penuh semangat. Dan saya bisa mengatakan bahwa ini adalah lagu favorit saya dalam album ini. Lagu Pamungkas!!

Bonus-Track:

Sebuah lagu tambahan atau biasa di sebut bonus lagu, “Stay Awake” sebuah lagu balada yang sarat dengan emosional. Lagu metal balada yang saya berfikir lagu ini akan sangat indah bila dinyanyikan secara konser dan saya dapat membayangkan bagaimana penonton akan ikut bernyanyi bergantian dalam lagu ini sambil menyalakan lampu flash smartphone masing-masing.

Secara keseluruhan, BAD MARILYN dengan album debut mereka “Eye Of The Snake” ini menyuguhkan sebuah musik power metal yang dinamis, melodik, catchy, bertenaga, berkelas dan penuh emosional. Dengan dukungan Dennis Ward di dapur studio, membuat output album ini layak berada di jajaran kelas atas. Secara musikal, bagi anda penggemar band-band seperti HELLOWEEN atau BATTLE BEAST sangat direkomendasikan untuk memasukkan karya mereka ke dalam barisan lemari anda.

TRACKLIST:
01 I Die Inside (4:42)
02 Eye of the Snake (4:18)
03 Perfect Moment (4:55)
04 Retribution (4:22)
05 Children of Tomorrow (3:45)
06 When She’s Gone (4:15)
07 Revolution (4:00)
08 Legend of Salvation (4:30)
09 Queen of Thunder (4:34)
10 Eternal Pain (4:16)
11 We Will Rise (5:15)

Bonus-Track:
12 Stay Awake (4:34)

LINE-UP:
Andrea Raffaela – Vokal
Sammy Lasagni – Gitar
David Craffonara – Bass
Andri Leonardo – Keys
Armin Schöpfer – Drums

SKOR:
Musik: 9/10
Produksi: 9/10

Homepage: https://www.bad-marilyn.com/
Facebook: https://www.facebook.com/BadMarilyn

YouTube video